Make your dream to be programer is happen

Cara Passing Variable Controller ke View di Codeigniter

Cara Passing Variable Controller ke View di Codeigniter - Passing variable adalah proses pelemparan isi dari variabel dari suatu proses ke proses lain. Dalam kasus ini kali ini kita akan belajar cara melempar variable dari controller ke view di codeigniter. Hal ini di lakukan untuk membuat isi dari view menjadi lebih fleksibel karena isinya kita tentukan dari controller dan tugas view menampilkan isi variabel yang di lemparkan dari controller. Sekarang langsung saja kita meluncur ke prakteknya, biar lebih greget.

Baca juga : Cara Instal dan Konfigurasi PHP Framework Codeigniter 

Untuk menulisakan script anda dapat menggunakan apa saja bebas, contoh : Notepad, Notepad++, Dreamwaver, NetBeans, Eclipse. Karena program ini cukup sederhana saya sarankan menggunakan Notepad atau Notepad++ saja sudah cukup atau jika anda ingin lebih terstruktur gunakan netBeans.

Controller

Pertama bukalah terlebih dahulu folder codeingiter anda yang ada di dalam web server anda, jika anda belum menginstalnya baca di sini : Cara Instal dan Konfigurasi PHP Framework Codeigniter
Buka folder Application > Controllers. 
Buatlah sebuah file baru kemudian ketikan kode berikut :

<?php
class main extends CI_Controller {
function index(){
$data['isi_halaman'] = 'Hallo dunia sekarang saya sudah bisa passing variabel codeigniter';
$this->load->view('v_main', $data);
}
}
?>

Penjelasan : 
- Kita mendeklarasikan sebuah variabel array dengan nama $data dan diberi index "isi_halaman". kenapa array ? karena passing variabel dari controller ke view hanya dapat menggunakan data yang berbertuk array. 

- Kita meload sebuah view dengan nama "v_main" yang nanti akan kita buat di dalam folder view. dan kita melemparkan variabel $data. 

Simpan file tersebut dengan nama main.php.

View

Buka folder Application > View. 
Buatlah sebuah file baru kemudian ketikan kode berikut :

<html>
<body>
<?php echo $isi_halaman; ?>
</body>
</html>

Penjelasan : 

- Kita mencetak variabel yang di lemparkan oleh conttroller dengan cara memanggil index dari arraynya.

Simpan file tersebut dengan nama v_main.php.

Sekarang kita lihat hasilnya, buka browser anda kemudian ketikan di url :

http://localhost/codeigniter/index.php/main

*notes
-codeigniter adalah nama folder anda di webserver.

Cara Passing Variable Controller ke View di Codeigniter
Passing Variabel Codeigniter
Untuk latihan anda coba buat dua index array yang berbeda contoh :

$data['isi_1'] = 'ini isi 1';
$data['isi_2'] = 'ini isi 2';

Kemudian cetak keduanya di view.
Share:

Cara Instal dan Konfigurasi PHP Framework Codeigniter

Cara Instal dan Konfigurasi PHP Framework Codeigniter

Cara Instal dan Konfigurasi PHP Framework Codeigniter - Codeigniter ( CI ) adalah framework PHP yang digunakan untuk mempermudah user dalam pengembangan web. Codeigniter berisi kerangka untuk berkerja yang berisi kumpulan library class yang dapat digunakan untuk membuat program yang menggunakan PHP menjadi lebih mudah dan sitematis. Karena Codeigniter sudah kumpulan library class yang dapat di gunakan sehingga pemrograman tidak perlu memulai dari awal.
Sekarang bagaimanakah kita bisa menggunakan framework ini? ikuti langkah - langkah di bawah ini untuk memulai instalasi serta mengkonfigruasi PHP Frame Codeigniter pertama anda.

Instalasi

1. Pertama anda harus mengunduh terlebih dahulu file Codeigniternya di sini : DOWNLOAD
2. Ekstrak filenya ke dalam webserver anda.
3. Instalasi sudah selesai. Mudah bukan hanya tinggal ekstrak saja bkakakakak.
4. Sekarang untuk mengetesnya anda dapat membuka browser anda kemudian ketikan di urlnya :

http://localhost/Nama folder codeigniter yang anda ekstrak/

Jika muncul tampilan seperti ini maka anda berhasil.

Welcome Codeigniter
Welcome Codeigniter
Jika anda klik User Guide di sana ada semua tutorial dasar yang anda butuhkan untuk mempelajari Codeigniter.

Konfigurasi

Sekarang kita akan mempelajari konfigurasi dasar codeigniter. Buka folder codeigniter anda kemudian buka folder Application > Config 

Sekarang anda melihat ada banyak file di dalam folder cofig file inilah menyimpan data konfigurasi yang diperlukan oleh aplikasi.

1. Config

Buka file config.php anda. Perhatikan pada baris kode ini :

$config['base_url'] = '';

Disini tempat anda mendefinisikan alamat server dan folder anda. ubah baris ini menjadi :

$config['base_url'] = 'http://localhost/nama_folder_codeigniter_anda';

Perhatikan kembali pada baris kode ini :

$config['encryption_key'] = '';

Disini tempat anda mendefinisikan encription key anda, hal ini perlu di isi jika anda ingin melakukan session nantinya. anda dapat membuat sendiri encription key anda atau anda dapat menggunakan key generator di sini : KEY GENERATOR

Pilih yang Codeigniter Encription Key. contoh encription key anda sekarang :

$config['encryption_key'] = 'za2fYQ1iTEi7EJ5zI5AB099kQS4QZ3Cw';

2. Routes 

Buka file routes.php anda. Perhatikan pada baris kode ini :

$route['default_controller'] = "welcome";

Disinilah anda mendefinisikan controller default anda, contoh :

$route['default_controller'] = "main";

Main : adalah nama controller anda

anda juga dapat hanya menyebutkan nama controller dan nama fungsi yang ada di dalamnya, contoh :

$route['default_controller'] = "main/home";

Home : adalah nama fungsi yang ada dalam controller main.

Apabila anda belum membuat controller, tinggalkan saja / jangan di ubah dahulu baris ini.

3. Autoload

Buka file autoload.php anda. Perhatikan pada baris kode ini :

$autoload['libraries'] = array();

Disini tempat anda mendefinisikan library yang akan anda gunakan. ubah menjadi seperti ini :

$autoload['libraries'] = array('database', 'session', 'xmlrpc');


Perhatikan pada baris kode ini :

$autoload['helper'] = array();

Disini tempat anda mendefinisikan helper yang akan anda gunakan. ubah menjadi seperti ini :

$autoload['helper'] = array('url', 'file', 'text');

4. Database 

Konfigurasi ini di butuhkan apa bila anda menggunakan database. Buka file database.php perhaitkan pada baris kode ini :

$db['default']['hostname'] = '';
$db['default']['username'] = '';
$db['default']['password'] = '';
$db['default']['database'] = '';
$db['default']['dbdriver'] = '';

Hostname : Nama server anda atau host database anda
Username : Isi dengan username database anda. defaultnya adalah root
Password : Password database anda, defaultnya kosong
Database : Nama database anda.
Dbdriver : Driver database anda, biasanya mysql

sebagai contoh :

$db['default']['hostname'] = 'localhost';
$db['default']['username'] = 'root';
$db['default']['password'] = '';
$db['default']['database'] = 'db_ci';
$db['default']['dbdriver'] = 'mysql';

Apabila anda belum membuat database kosongkan saja pada bagian databasenya.

Dengan konfigurasi dasar di atas sekarang anda sudah siap untuk mulai membuat website PHP dengan Framework Codeigniter anda. Kita bertemu lagi di postingan berikutnya untuk mulai belajar dasar - dasar untuk menggunakannya.
Share:

Cara Print Page Web Dengan Javascript

Cara Print Page Web Dengan Javascript

Cara Print Page Web Dengan Javascript - Ketika kita membuat aplikasi website kita ingin mencetak sebuah web page atau halaman web untuk dokumentasi atau sebagai report hasil dari suatu aplikasi web. Hal ini sebenarnya dapat dengan mudah anda lakukan dengan menekan tombol di keyboard CTRL + P. Akan tetapi jika anda menggunakan cara ini semua halaman yang ada dalam website akan tercetak, padahal dalam beberapa kasus kita hanya ingin beberapa bagian atau elemen saja yang tercetak. seperti data tabel karyawan, sllip gaji karyawan, kwitansi pembayaran, report keuangan, dll. 
Bagaimanakah caranya kita dapat mencetak bagian yang kita inginkan saja ? jawabannya sangatlah sederhana yaitu anda cukup menyembunyikan bagian yang tidak anda inginkan ketika mencetaknya. tapi bagaimanakah kita melakukanna sedangkan jika kita langsung menekan CTRL + P di keyboard akan langsung muncul popup preview dari printnya, dan sudah tidak dapat di ubah lagi isinya.

Untuk mencetak halaman sebenarnya terdapat beberapa cara selain langsung menggunakan control print. salah satunya yaitu dengan menggunakan fitur Javascript window.print();. kemudian bagaimana kita meyembunyikan bagian yang tidak yang di ingikan ketika di cetak ? 

Dengan menggunakan salah satu fitur yang sudah disediakan oleh CSS @media print kita dapat memisahkan tampilan web page asli dengan web page yang akan di cetak. Jika kita memasukan tag CSS di dalam @media print ini CSS akan aktif jika halaman web menjadi popup print. masih bingung ? lebih jelasnya langsung saja kita ke prakteknya.

Untuk menulisakan script anda dapat menggunakan apa saja bebas, contoh : Notepad, Notepad++, Dreamwaver, NetBeans, Eclipse. Karena program ini cukup sederhana saya sarankan menggunakan Notepad atau Notepad++ saja sudah cukup.

CSS

Pertama buatlah sebuah folder dengan nama Print Page Web, sekarang untuk mempercantik bentuk tampilan tabel yang akan di print buka notepad++ kemudian buatlah sebuah file baru dan ketikan script berikut :

h2 ,h3{
margin: 0px;
}

.container {
text-align: center;
overflow: hidden;
width: 800px;
margin: 0 auto;
font-family:monospace;
}

.container table {
width: 100%;
}

.container td, .container th {
padding: 10px;
}

.container td:first-child, .container th:first-child {
padding-left: 20px;
}

.container td:last-child, .container th:last-child {
padding-right: 20px;
}

.container th {
border-bottom: 1px solid #ddd;
position: relative;
cursor: pointer;
}

.container th.desc:after {
border-top-color: #666;
}

.container th.asc:before {
border-bottom-color: #666;
}

.container th:after, .container th:before {
content: '';
display: block;
position: absolute;
right: 0;
border-color: transparent;
border-style: solid;
border-width: 5px;
width: 0;
height: 0;
}

.container th:after {
border-top-color: #ddd;
top: 22px;
}

.container th:before {
border-bottom-color: #ddd;
top: 10px;
}

Simpan dalam folder Print Page Web dengan nama style.css


HTML

Sekarang untuk markupnya buatlah sebuah file baru lagi dengan notepad++ kemudian ketikan script berikut :

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Tabel Sorting CSS dan Javascript</title>
<link href="style.css" rel="stylesheet">
<style type="text/css">
@media print
{
#not-print { display: none; }
}
</style>
</head>
<body>
<section class="container">
<div id="not-print">
<h2>Jin Toples Programming</h2>
<h3>jintoples.blogspot.com</h3>
</div>
<h2>Print Page Web Dengan Javascript</h2>
<table>
<thead>
<tr>
<th>Name</th>
<th>Email</th>
<th>Phone</th>
<th>Price</th>
</tr>
</thead>
<tbody>
<tr>
<td>Jin Toples</td>
<td>jin.doe@gmail.com</td>
<td>0123456789</td>
<td>99</td>
</tr>
<tr>
<td>Jane Toples</td>
<td>jane@toples.org</td>
<td>9876543210</td>
<td>349</td>
</tr>
<tr>
<td>Rengo Kolas</td>
<td>begi@batman.com</td>
<td>6754328901</td>
<td>199</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<a href="#" id="not-print" onClick="window.print();return false" >- Print -</a>

</section>

</body>
</html>

Simpan dengan nama index.html di dalam folder yang sama.

Sekarang Print Page anda sudah selesai anda dapat mencobanya dengan cara klik 2x pada file tersebut, disarankan membukanya dengan browser Chrome atau Mozilla, jangan menggunakan IE Bkakakak.... jika di IE tidak jalan saya sudah tidak heran.

Jika anda perhatikan ada beberapa bagian yang tidak muncul di jendela print, yaitu header judul Jin Toples Programming dan tombol printnya. Hal ini di karenakan kita menset displaynya mejadi none ketia memasuki halaman print. perhatikan pada bagian script ini :

<style type="text/css">
@media print
{
#not-print { display: none; }
}
</style>

Jika ada bagian yang di tampilkan anda dapat melakukan hal yang sama, cukup tambahkan tag CSS baru atau menambahkan id="not-print" pada bagian yang tidak ingin dimunculkan.

Anda juga dapat mengunduh file jadinya di sini : DOWNLOAD
Share:

Membuat Tags Atau Label Dengan jQuery Tags Input

Membuat Tags Atau Label Dengan jQuery Tags Input

Membuat Tags Atau Label Dengan jQuery Tags Input  - Label atau dalam bahasa inggris tag adalah kata kunci yang berhubungan dengan konten yang diberikan tag, tags ini digunakan untuk menunjukan potongan - potongan infromasi sebagai petunjuk dari suatu konten. Hal ini juga dapat membantu memudahkan pencarian terhadap sesuatu yang berhubungan dengan tags tersebut.

Sebagai contoh apabila anda seorang blogger ketika anda selesai membuat sebuah konten kita memasukan label atau tags yang berhubungan dengan konten tersebut untuk mengkategorikan konten tersebut dan juga untuk mempermudah mesin pencari untuk menemukan konten yang kita buat.

Sekarang bagaimana jika kita ingin membuat website sendiri tentu kita harus membuat fitur tags kita sendiri. Nah, bagaimankah untuk membuatnya ?

Baca Juga : Cara Membuat Textarea Dengan Character Count dan Limit

Hal ini dapat dilakukan scara konvesional yaitu dengan menggunakan inputan kemudian setiap tags dipisah dengan koma. Akan tetapi hasil tampilannya tidak menarik karena tags yang di input hanya kita pisahkan dengan koma. untuk itu kita membutuhkan tambahan CSS untuk mempercantiknya tetapi hal ini juga di butuhkan bantuan Javascript dan jQuery.

Untuk lebih jelasnya sekarang langsung saja kita ke prakteknya.

Untuk menulisakan script anda dapat menggunakan apa saja bebas, contoh : Notepad, Notepad++, Dreamwaver, NetBeans, Eclipse. Karena program ini cukup sederhana saya sarankan menggunakan Notepad atau Notepad++ saja sudah cukup.

CSS

Pertama buatlah sebuah folder dengan nama Jquery Tags, sekarang untuk mempercantik bentuk tampilan inputan tags buka notepad++ kemudian buatlah sebuah file baru dan ketikan script berikut :

<style>
@import url(http://fonts.googleapis.com/css?family=Open+Sans:300,400,700,300italic);
*, *:before, *:after { box-sizing: border-box; }
html { font-size: 100%; }
body {
font-family: 'Open Sans', sans-serif;
font-size: 16px;
background: #0172c6;
color: #fff;
}

.wrapper {
max-width: 65%;
margin: auto;
}


h2 {
color: #fff;
padding: 0;
font-size: 1.5rem;
font-family: 'Open Sans', sans-serif;
display: block;
text-align: Center;
}

h1 {
color: #fff;
margin: 3rem 0 1rem 0;
padding: 0;
font-size: 1.5rem;
font-family: 'Open Sans', sans-serif;
font-weight: 400;
display: block;
text-align: Center;
}

ul {
width: 100%;
min-height: 100px;
resize: none;
border: 1px solid #ddd;
outline: none;
padding: 0.5rem;
color: #666;
box-shadow: inset 0 0 0.25rem #ddd;
&:focus {
outline: none;
border: 1px solid darken(#ddd, 5%);
box-shadow: inset 0 0 0.5rem darken(#ddd, 5%);
}
&[placeholder] {
font-style: italic;
font-size: 0.875rem;
}
}

#keywords{
width:80%;
}
</style>

Simpan dalam folder Jquery Tags dengan nama style.css
Sekarang untuk memperncantik tampilan tagsnya buat lagi sebuah file baru dan ketikan script berikut :

.ui-autocomplete {
background-color: #fff;
position: absolute;
cursor: default;
list-style: none;
margin: 25px 0 0;
padding: 0;
border: 1px solid #E5E5E5;
border-top: none;
-moz-border-radius: 0 0 10px 10px;
border-radius: 0 0 10px 10px;
-moz-box-shadow: 0 3px 5px #888;
-webkit-box-shadow: 0 3px 5px #888;
box-shadow: 0 3px 5px #888;
font-size: 12px;
}

.ui-autocomplete .ui-menu-item {
padding: 0;
margin: 0;
}

.ui-autocomplete .ui-menu-item a {
display: block;
padding: 4px 6px;
margin: 0;
text-decoration: none;
line-height: 12px;
border-bottom: 1px solid #E5E5E5;
border-top: 1px solid #fff;
color: #78959D;

}

.ui-autocomplete .ui-menu-item a.ui-state-hover,
.ui-autocomplete .ui-menu-item a.ui-state-active {
background-color: #c0d1e2;
color: #555;
border-color: #a6cef7;
}

.ui-autocomplete-loading {

}

ul.tagit {
cursor: text;
overflow: auto;
font-size: 14px;
width: 97%;
padding: 3px;
margin-top: 2px;
margin-right: 6px;
margin-bottom: 16px;
border: 1px solid #E5E5E5;
background: #fff;
color: #333;
}

ul.tagit li {
display: block;
float: left;
margin: 2px 5px 2px 0;
position: relative;
}

ul.tagit.ui-sortable li.tagit-choice a.ui-icon.ui-icon-grip-dotted-vertical{
float: left;
width: 12px;
margin-left: -5px;
cursor: move;
}

ul.tagit li.tagit-choice {
background-color: #5bc0de;
margin: 2px 5px 2px 0;
display: block;
padding: 2px 15px 3px 4px;
color: #fff;
text-align: center;
white-space: nowrap;
vertical-align: baseline;
border-radius: .25em;
position: relative;
float: left;
font-weight: 500;
}

ul.tagit li.tagit-choice.selected {
background: #ff3019; /* old browsers */
background: -moz-linear-gradient(top, #ff3019 0%, #cf0404 100%); /* firefox */
background: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(0%, #ff3019), color-stop(100%, #cf0404)); /* webkit */
filter: progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient(startColorstr = '#ff3019', endColorstr = '#cf0404', GradientType = 0); /* ie */
border-color: #f76464;
}

ul.tagit li.tagit-choice:hover {
background: #0172c6;
}

ul.tagit li.tagit-new {
padding: 2px 4px 3px;
padding: 2px 4px 1px;
padding: 2px 4px 1px 0;
}

ul.tagit li.tagit-choice input {
display: block;
float: left;
margin: 0 5px 0 0;
padding-top: 2px;
padding-bottom: 2px;
}

ul.tagit li.tagit-choice a.tagit-close {
cursor: pointer;
font-size: 12px;
font-weight: bold;
outline: medium none;
padding: 3px 0 2px 3px;
text-decoration: none;
position: absolute;
display: block;
top: 0;
right: 3px;
text-shadow: -1px -1px 0 rgba(150, 150, 0, 0.7);
}

ul.tagit li.tagit-choice a.tagit-close:hover {
color: #f00;
}

ul.tagit div.tagit-label.hidden {
display: none;
}

ul.tagit input.tagit-edit {
margin: 0px 0px 0px 2px;
border: none;
line-height: 16px;
}

ul.tagit input[type="text"] {
-moz-box-sizing: border-box;
border: none !important;
margin: 0 !important;
padding: 0 !important;
width: inherit !important;
outline: none;
}

.tagit-hiddenSelect {
display:none;
}

Simpan dalam folder Jquery Tags dengan nama tagit-stylish-yellow.css

Javascript

Sekarang untuk jQuery dan jQuery ui anda dapan mengunduhnya di sini :

Simpan dalam folder Jquery Tags.

HTML

Sekarang untuk markupnya buatlah sebuah file baru lagi dengan notepad++ kemudian ketikan script berikut :

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Jquery Tag | Jin Toples Programming</title>
<link href="style.css" rel="stylesheet">
<link href="tagit-stylish-yellow.css" rel="stylesheet">
<script src="jquery.min.js"></script>
<script src="jquery-ui.min.js"></script>
<script src="tagit.js" type="text/javascript"></script>

<script type="text/javascript">
$(function() {
$('#demo9').tagit({
editable: true,
triggerKeys:['comma', 'tab']
});

$('#send').click(function (){
showTags($('#demo9').tagit('tags'))
});

function showTags(tags){
var string = "";
for (var i in tags) string += tags[i].value + ",";
$('#keywords').val(string);
}
});
</script>
</head>
<body>
<div class="wrapper">
<h1>Jin Toples Programming</h1>
<h2>Jquery Tagit</h2>
<ul id="demo9" name="demo9"></ul>
<button type="submit" id="send" >Get Tags</button>
<input type="text" class="form-control" name="keywords" id="keywords" readonly/>
</div>
</body>
</html>

Simpan dengan nama index.html.

Sekarang jQuery Tags anda sudah selesai anda dapat mencobanya dengan cara klik 2x pada file tersebut, disarankan membukanya dengan browser Chrome atau Mozilla, jangan menggunakan IE Bkakakak.... jika di IE tidak jalan saya sudah tidak heran.

Coba ketikan beberapa ketika kemudian untuk setiap tags anda dapat pisahkan dengan koma maka dia akan otomatis berpisah.

Coba anda klik get tags maka sekarang inputan yang di bawah akan berisi value dari tags tersebut. apa bila anda ingin menyimpan tags tersebut di dalam database gunakanlah inputan yang di bawah untuk menangkapnya dan untuk tombol get tags anda dapat ubah menjadi bertipe submit. 

Jika anda tidak ingin menampilkan inputan yang di bawah anda cukup ubah typenya menjadi hidden.

Anda juga dapat mengunduh file jadinya di sini : DOWNLOAD
Share:

Cara Membuat Textarea Dengan Character Count Dan Limit

Cara Membuat Textarea Dengan Character Count Dan Limit

Cara Membuat Textarea Dengan Character Count Dan Limit - Textarea adalah sebuah komponen dari HTML yang digunakan untuk mengetikan atau menginput text yang biasanya panjang. Pada dasarnya fungsi textarea sama dengan text field yaitu untuk menginput karakter tapi textarea lebih ditujukan untuk ke arah jumlah karakter yang lebih banyak karena bentuk field text area yang luas atau lebih besar dibandingkan dengan text field.

Baca Juga :

Textarea sering digunakan untuk menginput text yang panjang seperti artikel, akan tetapi dalam beberapa kasus terkadang jumlah karakter yang dimasukan kedalam textarea di batasi, contohnya seperti dalam tweeter kita hanya dapat memasukan 140 karakter. Nah, Bagaimana sih sebenarnya membuat limitasi karakter pada textarea ?

Jika kita ingin membatasi karakter yang di inputkan kita dapat menggunakan atribut dari textarea tersebut yaitu maxlength  anda cukup menambahkan maxlength="140" sebagai contoh :


<textarea maxlength="140" placeholder="Enter Your Text Here"></textarea>


Akan tetapi jika hannya menggunakan cara di atas kita hanya membatasi jumlah karakter yang masuk tapi tidak mengetahui jumlah karakter yang sudah di masukan. Sekarang bagaimana kita mengetahui jumlah karakter yang sudah dimasukan yaitu dengan menambahkan javascript. Untuk lebih jelasnya langsung saja meluncur ke prakteknya.

Untuk menulisakan script anda dapat menggunakan apa saja bebas, contoh : Notepad, Notepad++, Dreamwaver, NetBeans, Eclipse. Karena program ini cukup sederhana saya sarankan menggunakan Notepad atau Notepad++ saja sudah cukup.

CSS

Pertama buatlah sebuah folder dengan nama Textarea, sekarang untuk mempercantik bentuk tampilan textarea buka notepad++ kemudian buatlah sebuah file baru dan ketikan script berikut :
<style>
@import url(http://fonts.googleapis.com/css?family=Open+Sans:300,400,700,300italic);
*, *:before, *:after { box-sizing: border-box; }
html { font-size: 100%; }
body {
font-family: 'Open Sans', sans-serif;
font-size: 16px;
background: #0172c6;
color: #fff;
}

.wrapper {
max-width: 65%;
margin: auto;
}


h2 {
color: #fff;
padding: 0;
font-size: 1.5rem;
font-family: 'Open Sans', sans-serif;
display: block;
text-align: Center;
}

h1 {
color: #fff;
margin: 3rem 0 1rem 0;
padding: 0;
font-size: 1.5rem;
font-family: 'Open Sans', sans-serif;
font-weight: 400;
display: block;
text-align: Center;
}

textarea {
width: 100%;
min-height: 100px;
resize: none;
border: 1px solid #ddd;
outline: none;
padding: 0.5rem;
color: #666;
box-shadow: inset 0 0 0.25rem #ddd;
&:focus {
outline: none;
border: 1px solid darken(#ddd, 5%);
box-shadow: inset 0 0 0.5rem darken(#ddd, 5%);
}
&[placeholder] {
font-style: italic;
font-size: 0.875rem;
}
}

#the-count {
float: right;
padding: 0.1rem 0 0 0;
font-size: 0.875rem;
}
</style>

Simpan dalam folder Textarea dengan nama style.css

HTML

Sekarang untuk markupnya buatlah sebuah file baru lagi dengan notepad++ kemudian ketikan script berikut :

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Textarea Character Count | Jin Toples Programming</title>
<link href="style.css" rel="stylesheet">
</head>
<body>
<div class="wrapper">
<h1>Jin Toples Programming</h1>
<h2>Textarea Character Count</h2>
<textarea name="the-textarea" id="the-textarea" maxlength="140" placeholder="Enter Your Text Here"></textarea>
<div id="the-count">
<span id="current">0</span>
<span id="maximum">/ 140</span>
</div>
</div>
</body>
</html>
Simpan dalam folder Textarea dengan nama index.html

Javascript

Sekarang untuk counter kita tambahkan javascript di dalam markup HTMLnya, buka file Index.hml anda di Notepad++ kemudian ubah scriptnya menjadi :

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Textarea Character Count | Jin Toples Programming</title>
<link href="style.css" rel="stylesheet">
<script src="jquery.min.js"></script>
</head>
<body>
<div class="wrapper">
<h1>Jin Toples Programming</h1>
<h2>Textarea Character Count</h2>
<textarea name="the-textarea" id="the-textarea" maxlength="140" placeholder="Enter Your Text Here"></textarea>
<div id="the-count">
<span id="current">0</span>
<span id="maximum">/ 140</span>
</div>
</div>
<script>
$('textarea').keyup(function() {
var characterCount = $(this).val().length,
current = $('#current'),
maximum = $('#maximum'),
theCount = $('#the-count');

current.text(characterCount);

if (characterCount == 140) {
maximum.css('color', '#8f0001');
current.css('color', '#8f0001');
theCount.css('font-weight','bold');
} else {
maximum.css('color','#fff');
theCount.css('font-weight','normal');
}


});
</script>
</body>
</html>
Kemudian simpan.

Jika kalian perhatikan script di atas maka terlihat javascript tambahan di bagian bawah dan jquery di bagian atas. Untuk jquery anda dapat menggambilnya di website resminya atau anda dapat mengunduhnya di sini : Download

Sekarang Textarea Character Count anda sudah selesai anda dapat mencobanya dengan cara klik 2x pada file tersebut, disarankan membukanya dengan browser Chrome atau Mozilla, jangan menggunakan IE Bkakakak.... jika di IE tidak jalan saya sudah tidak heran.

Anda juga dapat mengunduh file jadinya di sini : DOWNLOAD
Share:

Cara Membuat Tabel Search Dengan Bootstrap dan Javascript

Cara Membuat Tabel Search Dengan Bootstrap dan Javascript
Cara Membuat Tabel Search Dengan Bootstrap dan Javascript - Tabel search adalah sebuah tabel yang ditambahkan fitur search yang berfungsi secara otomatis mencari di dalam baris dari tabel ketika memasukan kata kunci pencariannya. Hal ini akan memudahkan anda dalam memfilter dan mencari data yang terdapat dalam tabel. Fitur ini juga sangatlah ringat sehigga tidak memberikan load page yang berat ketika dalam proses pencarian, hasil akan otomatis muncul seketika. Untuk lebih jelasnya langsung saja kita membuatnya dengan menggunakan Bootstrap dan Javascript.

Baca Juga : Cara Membuat Tabel Sorting Dengan Bootstrap dan Javascript

Untuk menulisakan script anda dapat menggunakan apa saja bebas, contoh : Notepad, Notepad++, Dreamwaver, NetBeans, Eclipse. Karena program ini cukup sederhana saya sarankan menggunakan Notepad atau Notepad++ saja sudah cukup.

CSS

Pertama buatlah sebuah folder dengan nama Tabel Search, sekarang untuk mempercantik bentuk tabel buka notepad++ kemudian buatlah sebuah file baru dan ketikan script berikut :

h2 {
margin-bottom: 50px;
}

.container {
text-align: center;
overflow: hidden;
width: 800px;
margin: 0 auto;
}

.container table {
width: 100%;
}

.container td, .container th {
padding: 10px;
}

.container td:first-child, .container th:first-child {
padding-left: 20px;
}

.container td:last-child, .container th:last-child {
padding-right: 20px;
}

.container th {
border-bottom: 1px solid #ddd;
position: relative;
}


Simpan dalam folder Tabel Search dengan nama style.css

Javascript

Sekarang untuk sortingnya kita tambahkan javascript, buatlah sebuah file baru di Notepad++ kemudian ketikan script berikut :

(function(document) {
'use strict';

var LightTableFilter = (function(Arr) {

var _input;

function _onInputEvent(e) {
_input = e.target;
var tables = document.getElementsByClassName(_input.getAttribute('data-table'));
Arr.forEach.call(tables, function(table) {
Arr.forEach.call(table.tBodies, function(tbody) {
Arr.forEach.call(tbody.rows, _filter);
});
});
}

function _filter(row) {
var text = row.textContent.toLowerCase(), val = _input.value.toLowerCase();
row.style.display = text.indexOf(val) === -1 ? 'none' : 'table-row';
}

return {
init: function() {
var inputs = document.getElementsByClassName('light-table-filter');
Arr.forEach.call(inputs, function(input) {
input.oninput = _onInputEvent;
});
}
};
})(Array.prototype);

document.addEventListener('readystatechange', function() {
if (document.readyState === 'complete') {
LightTableFilter.init();
}
});

})(document);

Simpan dalam folder Tabel Search dengan nama script.js

HTML

Sekarang untuk markupnya buatlah sebuah file baru lagi dengan notepad++ kemudian ketikan script berikut :

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Tabel Search Bootstrap dan Javascript</title>
<link href="http://netdna.bootstrapcdn.com/twitter-bootstrap/2.2.2/css/bootstrap.no-icons.min.css" rel="stylesheet">
<link href="style.css" rel="stylesheet">
<script type="text/javascript" async="" src="script.js"></script>
</head>
<body>
<section class="container">

<h2>Tabel Search Bootstrap dan Javascript</h2>

<input type="search" class="light-table-filter" data-table="order-table" placeholder="Filtrer" />

<table class="order-table">
<thead>
<tr>
<th>Name</th>
<th>Email</th>
<th>Phone</th>
<th>Price</th>
</tr>
</thead>
<tbody>
<tr>
<td>Jin Toples</td>
<td>jin.doe@gmail.com</td>
<td>0123456789</td>
<td>99</td>
</tr>
<tr>
<td>Jane Toples</td>
<td>jane@toples.org</td>
<td>9876543210</td>
<td>349</td>
</tr>
<tr>
<td>Rengo Kolas</td>
<td>begi@batman.com</td>
<td>6754328901</td>
<td>199</td>
</tr>
</tbody>
</table>

</section>

</body>
</html>

Simpan dalam folder Tabel Search dengan nama index.html

Sekarang Tabel Search anda sudah selesai anda dapat mencobanya dengan cara klik 2x pada file tersebut, disarankan membukanya dengan browser Chrome atau Mozilla, jangan menggunakan IE hehheeh jika di IE tidak jalan saya sudah tidak heran.

Anda juga dapat mengunduh file jadinya di sini : DOWNLOAD
Share:

Cara Membuat Tabel Sorting Dengan Bootstrap dan Javascript

Cara Membuat Tabel Sorting Dengan Bootstrap dan Javascript

Cara Membuat Tabel Sorting Dengan Bootstrap dan Javascript - Tabel sorting adalah sebuah tabel yang ditambahkan sebuah fitur untuk mengurutkan data yang ada dalam setiap baris dari suatu kolom dalam tabel baik secara Ascending maupun descending. Apabila kita memuat list data dalam bentuk baris dalam tabel kemudian data yang di tampilkan tersebut berjumlah cukup banyak maka akan sulit bagi kita untuk melihatnya apalagi jika data tersebut tidak tersusun dan berantakan.

Dengan adanya sort kita dapat lebih mudah mengurutkan data kita hanya perlu mengklik pada bagian header dari setiap kolom maka baris data yang ada akan tersusun otomatis. hal ini dapat terwujudkan dengan adanya tambahan Javascript dan bootstrap untuk tampilannya. Untuk lebih jelasnya langsung saja kita membuatnya.

Baca Juga : Cara Membuat Expanding Search Keren Dengan CSS3 dan Javascript

Untuk menulisakan script anda dapat menggunakan apa saja bebas, contoh : Notepad, Notepad++, Dreamwaver, NetBeans, Eclipse. Karena program ini cukup sederhana saya sarankan menggunakan Notepad atau Notepad++ saja sudah cukup.

CSS

Pertama buatlah sebuah folder dengan nama Tabel Sorting , sekarang untuk mempercantik bentuk tabel buka notepad++ kemudian buatlah sebuah file baru dan ketikan script berikut :

h2 {
margin-bottom: 50px;
}

.container {
text-align: center;
overflow: hidden;
width: 800px;
margin: 0 auto;
}

.container table {
width: 100%;
}

.container td, .container th {
padding: 10px;
}

.container td:first-child, .container th:first-child {
padding-left: 20px;
}

.container td:last-child, .container th:last-child {
padding-right: 20px;
}

.container th {
border-bottom: 1px solid #ddd;
position: relative;
cursor: pointer;
}

.container th.desc:after {
border-top-color: #666;
}

.container th.asc:before {
border-bottom-color: #666;
}

.container th:after, .container th:before {
content: '';
display: block;
position: absolute;
right: 0;
border-color: transparent;
border-style: solid;
border-width: 5px;
width: 0;
height: 0;
}

.container th:after {
border-top-color: #ddd;
top: 22px;
}

.container th:before {
border-bottom-color: #ddd;
top: 10px;
}

.github {
margin-top: 50px;
}


Simpan dalam folder Tabel Sorting dengan nama style.css

Javascript

Sekarang untuk sortingnya kita tambahkan javascript, buatlah sebuah file baru di Notepad++ kemudian ketikan script berikut :

(function(document) {
'use strict';

var LightTableSorter = (function(Arr) {

var _th, _cellIndex, _order = '';

function _text(row) {
return row.cells.item(_cellIndex).textContent.toLowerCase();
}

function _sort(a, b) {
var va = _text(a), vb = _text(b), n = parseInt(va, 10);
if (n) {
va = n;
vb = parseInt(vb, 10);
}
return va > vb ? 1 : va < vb ? -1 : 0;
}

function _toggle() {
var c = _order !== 'asc' ? 'asc' : 'desc';
_th.className = (_th.className.replace(_order, '') + ' ' + c).trim();
_order = c;
}

function _reset() {
_th.className = _th.className.replace('asc', '').replace('desc', '');
_order = '';
}

function onClickEvent(e) {
if (_th && _cellIndex !== e.target.cellIndex) {
_reset();
}
_th = e.target;
_cellIndex = _th.cellIndex;
var tbody = _th.offsetParent.getElementsByTagName('tbody')[0],
rows = tbody.rows;
if (rows) {
rows = Arr.sort.call(Arr.slice.call(rows, 0), _sort);
if (_order === 'asc') {
Arr.reverse.call(rows);
}
_toggle();
tbody.innerHtml = '';
Arr.forEach.call(rows, function(row) { tbody.appendChild(row); });
}
}

return {
init: function() {
var ths = document.getElementsByTagName('th');
Arr.forEach.call(ths, function(th) { th.onclick = onClickEvent; });
}
};
})(Array.prototype);

document.addEventListener('readystatechange', function() {
if (document.readyState === 'complete') {
LightTableSorter.init();
}
});

})(document);

Simpan dalam folder Tabel Sorting dengan nama script.js

HTML

Sekarang untuk markupnya buatlah sebuah file baru lagi dengan notepad++ kemudian ketikan script berikut :



Tabel Sorting CSS dan Javascript








Tabel Sorting CSS dan Javascript































Name Email Phone Price
Jin Toples jin.doe@gmail.com 0123456789 99
Jane Toples jane@toples.org 9876543210 349
Rengo Kolas begi@batman.com 6754328901 199





Simpan dalam folder Tabel Sorting dengan nama index.html

Sekarang Tabel Sorting dengan Bootstrap dan Javascript anda sudah selesai anda dapat mencobanya dengan cara klik 2x pada file tersebut, disarankan membukanya dengan browser Chrome atau Mozilla, jangan menggunakan IE hehheeh jika di IE tidak jalan saya sudah tidak heran.

Anda juga dapat mengunduh file jadinya di sini : DOWNLOAD
Share:

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Statemen Kendali / Kondisional If di C#

Statemen Kendali / Kondisional If di C#  -  C# mempunyai statemen kendali yang hampir sama dengan bahasa - bahasa pemrograman lainnya. Ter...

Label

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Label Cloud

AJAX (3) Blogging (4) C (13) C# (15) Codeigniter (5) CSS (18) Game Maker (12) Google Maps (21) HTML (46) Instaling (2) Java (12) Java Script (40) JQUERY (16) PHP (12)

Sample Text

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.