Make your dream to be programer is happen

Tampilkan postingan dengan label HTML. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HTML. Tampilkan semua postingan

Cara Membuat Game Kill Cocroach Dengan HTML5

Cara Membuat Game Kill Cocroach Dengan HTML5

Cara Membuat Game Kill Cocroach Dengan HTML5 - Kali ini kita akan membuat game tentang kecoa yaitu Kill Cocroach. Dalam game Kill Cocroach ini kita ditugaskan untuk membunuh sebanyak mungkin kecoa dengan mengkliknya. Game serderhana ini akan kita buat dengan HTML5.


Siapa yang tidak tau kecoa, serangga dengan kemampuan bertahan hidup paling ekstrim yang bahakan dapat bertahan hidup tanpa kepala dan selamat dari radiasi nuklir. Beberapa orang ketika bertemu dengan kecoa akan merasa geli atau takut, apalagi ketika ia memasuki mode terbang bkakakakak. Mungkin ini bisa mengurangi rasa kesal anda sedikit terhadap kecoa.

Untuk menulisakan script anda dapat menggunakan apa saja bebas, contoh : Notepad, Notepad++, Dreamwaver, NetBeans, Eclipse.

Gambar

Buatlah dahulu sebuah folder dengan nama Kill_cocroach kemudian untuk untuk gambar kecoanya nanti gunakan lah gambar berikut ini:


 Letakan dalam folder kill_cocroach.
 

CSS

Buatlah sebuah file CSS baru dengan nama style.css dengan isi script :


.gameArea {
width: 300px;
height: 425px;
text-align:left;
margin: 0 auto;
display: block;
position: relative;
border: 1px dashed #ccc;
-webkit-user-select: none;
-moz-user-select: none;
-ms-user-select: none;
user-select: none;
-webkit-touch-callout: none;
-webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0);
background-color: #FFFBDF;
background-image: radial-gradient(closest-side, transparent 98%, rgba(0, 0, 0, 0.1) 99%), radial-gradient(closest-side, transparent 98%, rgba(0, 0, 0, 0.1) 99%);
-webkit-background-size: 60px 60px;
-moz-background-size: 60px 60px;
background-size: 60px 60px;
background-position: 0 0, 30px 30px;
}
.gameArea h2 {
padding: 0;
font-size: 14px;
margin: 20px 10px;
font-family: Arial, 'DejaVu Sans', 'Liberation Sans', Freesans, sans-serif;
}
.gameArea .cocroach,
.gameArea .cocroach2,
.gameArea .cocroach3 {
width: 100px;
height: 100px;
display: block;
position: absolute;
-webkit-user-select: none;
-moz-user-select: none;
-ms-user-select: none;
user-select: none;
-webkit-touch-callout: none;
-webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0);
}
.gameArea .cocroach .insect,
.gameArea .cocroach2 .insect,
.gameArea .cocroach3 .insect {
display: block;
margin: auto;
width: 60px;
height: 75px;
}
.gameArea .cocroach .insect.alive,
.gameArea .cocroach2 .insect.alive,
.gameArea .cocroach3 .insect.alive {
background-image: url(alive.png);
}
.gameArea .cocroach .insect.dead,
.gameArea .cocroach2 .insect.dead,
.gameArea .cocroach3 .insect.dead {
background-image: url(dead.png);
}


Javascript

Untuk game kali ini kita membutuhkan jQuery jadi donwload terlebih dahulu file jQuerynya di sini : DOWNLOAD
Simpan dalam folder kill_cocroach, lalu buatlah sebuah file javascript dengan nama script.js dengan isi script :


$(function () {

animateDiv();

function makeNewPosition() {

var h = $('.gameArea').height() - 50;
var w = $('.gameArea').width() - 50;

var nh = Math.floor(Math.random() * h - 20 );
var nw = Math.floor(Math.random() * w - 20 );

return [nh, nw];

}

function animateDiv() {

var newq = makeNewPosition();
$('.cocroach').delay(100).animate({ top: newq[0], left: newq[1] }, function () {

animateDiv();

});

};

$('a.cocroach').click(

function () {
$('.insect').removeClass('alive');
$('.insect').addClass('dead');
$('.cocroach').animate({ opacity: '0' }, 10);

setTimeout(function () {

$('.insect').addClass('alive');
$('.insect').removeClass('dead');
$('.cocroach').animate({ opacity: '1' });
$('#score').html(++score);

},500);

}

);



});

var score = 0;


Perhatikan baris kode berikut :

function makeNewPosition() {

var h = $('.gameArea').height() - 50;
var w = $('.gameArea').width() - 50;

var nh = Math.floor(Math.random() * h - 20 );
var nw = Math.floor(Math.random() * w - 20 );

return [nh, nw];

}

Fungsi ini digunakan untuk membuat random posisi dari si kecoa nanti

$('a.cocroach').click(

function () {
$('.insect').removeClass('alive');
$('.insect').addClass('dead');
$('.cocroach').animate({ opacity: '0' }, 10);

setTimeout(function () {

$('.insect').addClass('alive');
$('.insect').removeClass('dead');
$('.cocroach').animate({ opacity: '1' });
$('#score').html(++score);

},500);

}

);

Script ini berfungsi agar ketika kecoa di klik maka ia akan di berikan class dead sehingga gambar background berubah menjadi kecoa mati dan menambahkan score.

HTML

Buatlah sebuah file HTML baru dengan nama index.html di dalam folder yang sama dengan isi script :

<!DOCTYPE html>

<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
<head runat="server">
<title>Kill The Cocroach</title>
<style>
*{
margin: 0;
padding: 0;
}
body {
text-align:center;
background-color:#61b3de;
font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;
font-size:80%;
color:#666;
}
.wrap {
background: #f3f8fb;
width:900px;
margin:30px auto;
border: 4px dashed #61b3de;
border-radius:4px;
padding: 20px 5px;
}
h1 {
font-family:Georgia, "Times New Roman", Times, serif;
font-size:24px;
color:#645348;
font-style:italic;
text-decoration:none;
font-weight:100;
padding: 10px;
}
.copy{
margin-top: 20px;
clear: both;
}
</style>
<meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0, user-scalable=0, minimum-scale=1.0, maximum-scale=1.0" />
<link type="text/css" href="style.css" rel="stylesheet" />
<script src="jquery-1.8.3.js"></script>
<script src="script.js"></script>
</head>
<body>
<div class="wrap">
<h1>Jin Toples Programming</h1>
<h1>Game Kill Cocroach Dengan HTML5</h1>
<div class="gameArea">
<h2>Kills <span id="score">0</span></h2>
<a href="javascript:void[0]" class="cocroach"><span class="insect alive"></span></a>
</div>
<p class='copy'>Copyright &copy <a href="http://jintoples.blogspot.com">Jin Toples Programming</a> 2015</p>
</div>
</body>
</html>


Sekarang anda dapat mencobanya dengan cara membuka file index.html di browser anda, disarankan membukanya dengan browser Chrome atau Mozilla, jangan menggunakan IE Bkakakak.... jika di IE tidak jalan saya sudah tidak heran.

Anda juga dapat mengunduh file jadinya di sini : DOWNLOAD

Author : Jraycv
From : http://cssdeck.com/labs/ugxzocbe
Modified by : Jin Toples

Game Kill Cocroach Dengan HTML5 anda sudah selesai, baca juga tutorial program HTML5 lainnya.
Share:

Cara Menampilkan Weather di Google Maps

Cara Menampilkan Weather di Google Maps

Cara Menampilkan Weather di Google Maps - Weather atau cuaca dapat terkini atau yang sedang berlangsung dapat kita tampilkan di dalam map dengan menggunakan salah satu library dari google maps yaitu weather. Weather layer ini juga berisi ramalan cuaca beberapa hari kedepan di sebuah wilayah, weather ini juga mencakup seluruh peta atau seluruh dunia. Untuk lebih jelasnya langsung saja kita ke prakteknya.


Untuk menulisakan script anda dapat menggunakan apa saja bebas, contoh : Notepad, Notepad++, Dreamwaver, NetBeans, Eclipse.

HTML

Jika anda belum membuat folder Google_maps buatlah sebuah folder dengan nama Google_maps kemudian buat sebuah file HTML dengan nama weather_map.html kemudian masukan script :

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<meta name="viewport" content="initial-scale=1.0, user-scalable=no">
<meta charset="utf-8">
<title>Menampilkan Weather di Google Maps</title>
<style>
html { height: 100% }
#map-canvas { height: 400px;}
*{
margin: 0;
padding: 0;
}
body {
text-align:center;
background-color:#61b3de;
font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;
font-size:80%;
color:#666;
}
.wrap {
background: #f3f8fb;
width:900px;
margin:30px auto;
border: 4px dashed #61b3de;
border-radius:4px;
padding: 20px 5px;
}
h1 {
font-family:Georgia, "Times New Roman", Times, serif;
font-size:24px;
color:#645348;
font-style:italic;
text-decoration:none;
font-weight:100;
padding: 10px;
}
.copy{
margin-top: 20px;
clear: both;
}
@media print {
#map-canvas {
height: 500px;
margin: 0;
}
}
</style>
<script src="https://maps.googleapis.com/maps/api/js?v=3.exp&libraries=weather"></script>
<script>
function initialize() {
var mapOptions = {
zoom: 10,
center: new google.maps.LatLng(-6.397809, 106.839022),
mapTypeId: google.maps.MapTypeId.TERRAIN
};

var map = new google.maps.Map(document.getElementById('map-canvas'),
mapOptions);

var weatherLayer = new google.maps.weather.WeatherLayer({
temperatureUnits: google.maps.weather.TemperatureUnit.FAHRENHEIT
});
weatherLayer.setMap(map);

var cloudLayer = new google.maps.weather.CloudLayer();
cloudLayer.setMap(map);

}

google.maps.event.addDomListener(window, 'load', initialize);
</script>

</head>
<body>
<div class="wrap">
<h1>Jin Toples Programming</h1>
<h1>Menampilkan Weather di Google Maps</h1>
<div id="map-canvas"></div>
<p class='copy'>Copyright &copy <a href="http://jintoples.blogspot.com">Jin Toples Programming</a> 2015</p>
</div>
</body>
</html>

Perhatikan baris kode berikut :

<script src="https://maps.googleapis.com/maps/api/js?v=3.exp&libraries=weather"></script>

Kita memanggil library weather, untuk menggunakan library weather kita harus meloadnya terlebih dahulu di script ini.

var weatherLayer = new google.maps.weather.WeatherLayer({
temperatureUnits: google.maps.weather.TemperatureUnit.FAHRENHEIT
});
weatherLayer.setMap(map);

Untuk menampilkan cuaca terkini dari setiap wilayah dalam map dengan setingan unit temperatur fahrenheit.

var cloudLayer = new google.maps.weather.CloudLayer();
cloudLayer.setMap(map);

Untuk menampilkan ikon cuaca ( ini hanya muncul jika di zoom antara 0 - 6 kali ).

Anda dapat mencobanya sekarang dengan cara membukanya di browser anda, disarankan membukanya dengan browser Chrome atau Mozilla, jangan menggunakan IE Bkakakak.... jika di IE tidak jalan saya sudah tidak heran.

Apabila masih ada yang binggung anda juga dapat membacanya dari refrensi langsung di dokumentasi  Weather Library Google Maps di sini : CEK TKP

Weather Di Google Maps anda sekarang sudah selesai, baca juga tutorial program HTML dan Javascript lainnya.
Share:

Cara Membuat Drawing Tools Di Google Maps

Cara Membuat Drawing Tools Di Google Maps

Cara Membuat Drawing Tools Di Google Maps - Drawing tools di google maps adalah toolbar dengan kumpulan peralatan menggambar di maps seperti marker, line, polygon, circle dan rectangle. Jika sebelumnya kita membuatnya terpisah serta langsung menentukan lokasi dan ukurannya, disini kita bisa berkreasi sesuai keiinginan, kita dapat menggambar semua item tersebut di mana saja seperti di dalam paint. Untuk lebih jelasnya langsung saja kita ke programmya.


Untuk menulisakan script anda dapat menggunakan apa saja bebas, contoh : Notepad, Notepad++, Dreamwaver, NetBeans, Eclipse.

HTML

Jika anda belum membuat folder Google_maps buatlah sebuah folder dengan nama Google_maps Siapkan sebuah gambar untuk markernya, ukuran jangan terlalu besar agar tidak menghalangi maps, bisa menggunakan ukuran 64x64px atau 32x32px simpan dalam folder Google_maps. 

Sebagi contoh disini kami menggunakan gambar ini :


kemudian buat sebuah file HTML dengan nama drawing_map.html kemudian masukan script :

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<meta name="viewport" content="initial-scale=1.0, user-scalable=no">
<meta charset="utf-8">
<title>Menggambar Drawing Tools di Google Maps</title>
<style>
html { height: 100% }
#map-canvas { height: 400px;}
*{
margin: 0;
padding: 0;
}
body {
text-align:center;
background-color:#61b3de;
font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;
font-size:80%;
color:#666;
}
.wrap {
background: #f3f8fb;
width:900px;
margin:30px auto;
border: 4px dashed #61b3de;
border-radius:4px;
padding: 20px 5px;
}
h1 {
font-family:Georgia, "Times New Roman", Times, serif;
font-size:24px;
color:#645348;
font-style:italic;
text-decoration:none;
font-weight:100;
padding: 10px;
}
.copy{
margin-top: 20px;
clear: both;
}
@media print {
#map-canvas {
height: 500px;
margin: 0;
}
}
</style>
<script src="https://maps.googleapis.com/maps/api/js?v=3.exp&libraries=drawing"></script>
<script>
function initialize() {
var mapOptions = {
zoom: 10,
center: new google.maps.LatLng(-6.397809, 106.839022),
mapTypeId: google.maps.MapTypeId.TERRAIN
};

var map = new google.maps.Map(document.getElementById('map-canvas'),
mapOptions);

var drawingManager = new google.maps.drawing.DrawingManager({
drawingMode: google.maps.drawing.OverlayType.MARKER,
drawingControl: true,
drawingControlOptions: {
position: google.maps.ControlPosition.TOP_CENTER,
drawingModes: [
google.maps.drawing.OverlayType.MARKER,
google.maps.drawing.OverlayType.CIRCLE,
google.maps.drawing.OverlayType.POLYGON,
google.maps.drawing.OverlayType.POLYLINE,
google.maps.drawing.OverlayType.RECTANGLE
]
},
markerOptions: {
icon: 'flag_mark.png'
},
circleOptions: {
fillColor: '#ffff00',
fillOpacity: 1,
strokeWeight: 5,
clickable: false,
editable: true,
zIndex: 1
}
});
drawingManager.setMap(map);

}

google.maps.event.addDomListener(window, 'load', initialize);
</script>

</head>
<body>
<div class="wrap">
<h1>Jin Toples Programming</h1>
<h1>Menggambar Drawing Tools di Google Maps</h1>
<div id="map-canvas"></div>
<p class='copy'>Copyright &copy <a href="http://jintoples.blogspot.com">Jin Toples Programming</a> 2015</p>
</div>
</body>
</html>

Perhatikan pada baris kode : 

<script src="https://maps.googleapis.com/maps/api/js?v=3.exp&libraries=drawing"></script>

Kita memanggil library drawing, library ini harus di load agar kita bisa menggunakan fitur dari drawing.

var drawingManager = new google.maps.drawing.DrawingManager({
drawingMode: google.maps.drawing.OverlayType.MARKER,
drawingControl: true,
drawingControlOptions: {
position: google.maps.ControlPosition.TOP_CENTER,
drawingModes: [
google.maps.drawing.OverlayType.MARKER,
google.maps.drawing.OverlayType.CIRCLE,
google.maps.drawing.OverlayType.POLYGON,
google.maps.drawing.OverlayType.POLYLINE,
google.maps.drawing.OverlayType.RECTANGLE
]
},
markerOptions: {
icon: 'flag_mark.png'
},
circleOptions: {
fillColor: '#ffff00',
fillOpacity: 1,
strokeWeight: 5,
clickable: false,
editable: true,
zIndex: 1
}
});

var drawingManager ini berisi settingan dari drawing tools. 
drawingMode adalah mode pertama yang di gunakan ketika mulai
drawingControllOption adalah settingan toolbar yang ada pada bagian atas map, disinilah kita menentukan tools apa saja yang ingin kita gunakan serta posisi dari toolbarnya
markerOptions ini berisi settingan marker yang kita gunakan disini kita menggunakan icon marker yang berasal dari gambar kita sebelumnya flag_marker.png
circleOptions berisi settingan tools circle gambar kita, seperti setingan warna, opacity, dll.

Anda dapat mencobanya sekarang dengan cara membukanya di browser anda, disarankan membukanya dengan browser Chrome atau Mozilla, jangan menggunakan IE Bkakakak.... jika di IE tidak jalan saya sudah tidak heran.

Apabila masih ada yang binggung anda juga dapat membacanya dari refrensi langsung di dokumentasi  Drawing Layer Google Maps di sini : CEK TKP

Drawing Tools Di Google Maps anda sekarang sudah selesai, baca juga tutorial program HTML dan Javascript lainnya.
Share:

Cara Pasang Adsense Di Google Maps

Cara Pasang Adsense Di Google Maps

Cara Pasang Adsense Di Google Maps - Pasang adsense di google maps ? Apakah mungkin ? Bahaya ga ? Nanti di banned, Pasang adsense di google maps dapat dilakukan, karena google maps sendiri menyediakan fasilitasnya dengan API Google Maps dengan syarat anda memiliki akun Adsense dan akun adsense itu harus memiliki akun adsense yang bisa Adsense For Content (AFC). 


AFC adalah iklan adsense yang bisa muncul di konten dengan kata lain bisa muncul di web atau blog, jadi apabila anda hanya memiliki akun hosted youtube tetapi tidak bisa di pasang di web maka iklan juga tidak akan muncul di maps. Untuk kemungkinan bahaya di banned kami rasa semua tergantung publisher sendiri selama tidak melanggar TOS dari google sepertinya tidak masalah, karena adsense di maps ini google sendiri yang menyediakan, mungkin para mastah adsense dapat menilainya sendiri bkakakakak.

1. Pertama kita harus mendapatkan id publisher kita, buka akun adsense anda klik Setting > Account Information > Publisher ID

2. Untuk pengetesan kita buat sebuah page di web, contoh disnin saya gunakan blog ( blog percobaan harus blog yang sudah di otorisasi adsense atau iklan adsense sudah muncul di blog tersebut ). klik Pages > New Page

3. Klik HTML, masukan script berikut :

<style>

#map-canvas { height: 400px;}

.wrap {
width:100%;

padding: 20px 5px;

margin:30px auto;
}
.copy{

</style>

margin-top: 20px;
clear: both;
}

<script src="https://maps.googleapis.com/maps/api/js?v=3.exp&libraries=adsense"></script>

<script>
function initialize() {
var mapOptions = {
center: new google.maps.LatLng(-6.187931, 107.031279),
zoom: 12

var adUnitDiv = document.createElement('div');

};
var map = new google.maps.Map(document.getElementById('map-canvas'),
mapOptions);


var adUnitOptions = {

map: map,

format: google.maps.adsense.AdFormat.HALF_BANNER,
position: google.maps.ControlPosition.TOP_CENTER,
publisherId: 'pub-xxxxxx',
visible: true
};

<div id="map-canvas"></div>

var adUnit = new google.maps.adsense.AdUnit(adUnitDiv, adUnitOptions);
}

google.maps.event.addDomListener(window, 'load', initialize);
</script>
<div class="wrap">

</div>


<p class='copy'>Copyright &copy <a href="http://jintoples.blogspot.com">Jin Toples Programming</a> 2015</p>


Perhatikan baris kode ;

var adUnitOptions = {

map: map,

format: google.maps.adsense.AdFormat.HALF_BANNER,
position: google.maps.ControlPosition.TOP_CENTER,
publisherId: 'pub-xxxxxx',
visible: true
};

Ganti publisherId dengan id publisher anda.
Apabila anda ingin merubah ukuran iklan ganti kode tipe pada format, baca disini untuk kodenya : Maps Ad Unit Format
Apabila anda ingin merubah posisi iklan ganti kode posisi iklan pada position, baca disini untuk kodenya : Maps Ad Unit Positioning 

4. Isi judul post anda apa saja contoh : Alamat
5. Klik Preview ( atau anda ingin langsung publish juda tidak apa-apa)

Perhatikan apakah iklan anda mucul, apabila tidak mungkin disebabkan oleh :
- Akun adsense anda belum AFC atau hosted yang tidak bisa di pasang di blog
- Blog yang anda gunakan belum di otorisasi adsen atau iklan belum bisa muncul di blog tersebut

Anda juga dapat memasangnya di postigan atau web dengan kode yang sama, juga widget ( pilih widget HTML/Javascript ) tapi sesuaikan ukurannya, jangan ukuran mapsnya 250px iklannya 250px juga, jadi menghalangi mapsnya bkakakakak.

Apabila masih ada yang binggung anda juga dapat membacanya dari refrensi langsung di dokumentasi Adsense Library Google Maps di sini : CEK TKP

Adsense Di Google Maps anda sekarang sudah selesai, baca juga tutorial program HTML dan Javascript lainnya.
Share:

Event Listener Di Google Maps

Event Listener Di Google Maps

Event Listener Di Google Maps - Event listener adalah kemampuan google maps untuk mengetaui peristiwa di map. Apa bila terjadi suatu kejadian atau event di map seperti klik, drag, zoom, mouse over, mouse out, dll google maps dapat mengetahuinya dan kita dapat menggunakannya untuk mendefinisikan fungsi apabila sebuah event terjadi. Sebenarnya pembahasan ini harusnya terjadi di awal - awal akan tetapi terlewat, yah  dari pada tidak di bahas bkakakak. Ini merupakan hal penting yang anda harus ketahui untuk menggunakan API Google Maps. Untuk lebih jelasnya langsung saja kita ke prakteknya.


Untuk menulisakan script anda dapat menggunakan apa saja bebas, contoh : Notepad, Notepad++, Dreamwaver, NetBeans, Eclipse.

HTML

Jika anda belum membuat folder Google_maps buatlah sebuah folder dengan nama Google_maps kemudian buat sebuah file HTML dengan nama event_map.html kemudian masukan script :

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<meta name="viewport" content="initial-scale=1.0, user-scalable=no">
<meta charset="utf-8">
<title>Event Listener di Google Maps</title>
<style>
html { height: 100% }
#map-canvas {float:left; height: 400px; width:80%}
.event {
transition: background-color 0.5s ease-out;
padding-bottom: 2px;
}
#events {
padding: 2px;
overflow: hidden;
font-size: 15px;
font-family: 'Droid Sans Mono', monospace;
}
.active {
background-color: #99CCFF;
}
.inactive {
background-color: none;
}
*{
margin: 0;
padding: 0;
}
body {
text-align:center;
background-color:#61b3de;
font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;
font-size:80%;
color:#666;
}
.wrap {
background: #f3f8fb;
width:900px;
margin:30px auto;
border: 4px dashed #61b3de;
border-radius:4px;
padding: 20px 5px;
}
h1 {
font-family:Georgia, "Times New Roman", Times, serif;
font-size:24px;
color:#645348;
font-style:italic;
text-decoration:none;
font-weight:100;
padding: 10px;
}
.copy{
margin-top: 20px;
clear: both;
}
@media print {
#map-canvas {
height: 500px;
margin: 0;
}
}
</style>
<script src="https://maps.googleapis.com/maps/api/js?v=3.exp"></script>
<script>
var events = [
'bounds_changed', 'center_changed', 'click',
'dblclick', 'drag', 'dragend',
'dragstart', 'heading_changed', 'idle',
'maptypeid_changed', 'mousemove', 'mouseout',
'mouseover', 'projection_changed', 'resize',
'rightclick', 'tilesloaded', 'tilt_changed',
'zoom_changed'
];

function setupListener(map, name) {
var timeout;
var eventRow = document.getElementById(name);
google.maps.event.addListener(map, name, function() {
eventRow.className = 'event active';
clearTimeout(timeout);
var timeout = setTimeout(function() {
eventRow.className = 'event inactive';
}, 1000);
});
}

function initialize() {
populateTable();
var mapDiv = document.getElementById('map-canvas');
var map = new google.maps.Map(mapDiv, {
center: new google.maps.LatLng(-6.187931, 107.031279),
zoom: 11,
mapTypeId: google.maps.MapTypeId.ROADMAP
});
for (var i = 0; i < events.length; i++) {
setupListener(map, events[i]);
}
}
function populateTable() {
var eventsTable = document.getElementById('events');
var content = '';
for (var i = 0; i < events.length; i++) {
content += '<div class="event" id="' + events[i] + '">' + events[i] +
'</div>';
}
eventsTable.innerHTML = content;
}

google.maps.event.addDomListener(window, 'load', initialize);
</script>

</head>
<body>
<div class="wrap">
<h1>Jin Toples Programming</h1>
<h1>Event Listener di Google Maps</h1>
<div id="map-canvas"></div>
<div id="events"></div>
<p class='copy'>Copyright &copy <a href="http://jintoples.blogspot.com">Jin Toples Programming</a> 2015</p>
</div>
</body>
</html>

Perhatikan baris kode berikut :

var events = [
'bounds_changed', 'center_changed', 'click',
'dblclick', 'drag', 'dragend',
'dragstart', 'heading_changed', 'idle',
'maptypeid_changed', 'mousemove', 'mouseout',
'mouseover', 'projection_changed', 'resize',
'rightclick', 'tilesloaded', 'tilt_changed',
'zoom_changed'
];

var events ini berisi array kumpulan event yang dapat terjadi di maps, untuk melihat lebih banyak event lainnya lihat di refrensi Events google maps

function setupListener(map, name) {
var timeout;
var eventRow = document.getElementById(name);
google.maps.event.addListener(map, name, function() {
eventRow.className = 'event active';
clearTimeout(timeout);
var timeout = setTimeout(function() {
eventRow.className = 'event inactive';
}, 1000);
});
}

Fungsi setupListener ini kita gunakan untuk menciptakan event listenernya, karena disini kita ingin mengetes banyak event dengan tujuan sama jadi disini kita buat dalam fungsi. Jika anda ingin mencoba sebuah event saja anda dapat menggunakan script :

google.maps.event.addListener(marker, 'click', function() {
    //masukan hal yang dilakukan jika event terjadi disini

 
});

Anda dapat mencobanya sekarang dengan cara membukanya di browser anda, disarankan membukanya dengan browser Chrome atau Mozilla, jangan menggunakan IE Bkakakak.... jika di IE tidak jalan saya sudah tidak heran.

Apabila masih ada yang binggung anda juga dapat membacanya dari refrensi langsung di dokumentasi Event Listeners Google Maps di sini : CEK TKP

Event Listener Di Google Maps anda sekarang sudah selesai, baca juga tutorial program HTML dan Javascript lainnya.
Share:

Cara Membuat Overlay Map di Google maps

Cara Membuat Overlay Map di Google maps

Cara Membuat Overlay Map di Google maps - Overlay map disini adalah google maps yang diberikan ilustrasi tampilan jaring - jaring kotak yang diberi title kordinat dari map, anda mungkin pernah menemukannya di beberapa peta yang anda lihat. Hal ini akan membantu memudahkan anda untuk mengetahui batas kordinat dari suatu wilayah, karena data kordinat sudah di tampilkan diatas setiap kotaknya. Untuk lebih jelasnya langsung saja ke prakteknya.


Untuk menulisakan script anda dapat menggunakan apa saja bebas, contoh : Notepad, Notepad++, Dreamwaver, NetBeans, Eclipse.

HTML

Jika anda belum membuat folder Google_maps buatlah sebuah folder dengan nama Google_maps kemudian buat sebuah file HTML dengan nama overlay_map.html kemudian masukan script :

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<meta name="viewport" content="initial-scale=1.0, user-scalable=no">
<meta charset="utf-8">
<title>Menggambar Overlay Map di Google Maps</title>
<style>
html { height: 100% }
#map-canvas { height: 400px;}
*{
margin: 0;
padding: 0;
}
body {
text-align:center;
background-color:#61b3de;
font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;
font-size:80%;
color:#666;
}
.wrap {
background: #f3f8fb;
width:900px;
margin:30px auto;
border: 4px dashed #61b3de;
border-radius:4px;
padding: 20px 5px;
}
h1 {
font-family:Georgia, "Times New Roman", Times, serif;
font-size:24px;
color:#645348;
font-style:italic;
text-decoration:none;
font-weight:100;
padding: 10px;
}
.copy{
margin-top: 20px;
clear: both;
}
@media print {
#map-canvas {
height: 500px;
margin: 0;
}
}
</style>
<script src="https://maps.googleapis.com/maps/api/js?v=3.exp"></script>
<script>
function CoordMapType(tileSize) {
this.tileSize = tileSize;
}

CoordMapType.prototype.getTile = function(coord, zoom, ownerDocument) {
var div = ownerDocument.createElement('div');
div.innerHTML = coord;
div.style.width = this.tileSize.width + 'px';
div.style.height = this.tileSize.height + 'px';
div.style.fontSize = '10';
div.style.borderStyle = 'solid';
div.style.borderWidth = '1px';
div.style.borderColor = '#AAAAAA';
return div;
};

var map;

function initialize() {
var mapOptions = {
zoom: 10,
center: new google.maps.LatLng(-6.397809, 106.839022),
mapTypeId: google.maps.MapTypeId.TERRAIN
};

var bermudaTriangle;

map = new google.maps.Map(document.getElementById('map-canvas'),
mapOptions);

map.overlayMapTypes.insertAt(0, new CoordMapType(new google.maps.Size(256, 256)));

}

google.maps.event.addDomListener(window, 'load', initialize);
</script>

</head>
<body>
<div class="wrap">
<h1>Jin Toples Programming</h1>
<h1>Menggambar Overlay Map di Google Maps</h1>
<div id="map-canvas"></div>
<p class='copy'>Copyright &copy <a href="http://jintoples.blogspot.com">Jin Toples Programming</a> 2015</p>
</div>
</body>
</html>

Perhatikan baris kode berikut : 

function CoordMapType(tileSize) {
this.tileSize = tileSize;
}

CoordMapType.prototype.getTile = function(coord, zoom, ownerDocument) {
var div = ownerDocument.createElement('div');
div.innerHTML = coord;
div.style.width = this.tileSize.width + 'px';
div.style.height = this.tileSize.height + 'px';
div.style.fontSize = '10';
div.style.borderStyle = 'solid';
div.style.borderWidth = '1px';
div.style.borderColor = '#AAAAAA';
return div;
};

Script inilah yang nantinya akan membuat kotak - kotak dan menampilkan title kordinat map di dalamnya.

map.overlayMapTypes.insertAt(0, new CoordMapType(new google.maps.Size(256, 256)));

script ini digunakan untuk menambahkan overlay map type sebagai overlay map pertama di posisi 0. dam kita memanggil fungsi objek CoordMapType untuk membuatnya.

Anda dapat mencobanya sekarang dengan cara membukanya di browser anda, disarankan membukanya dengan browser Chrome atau Mozilla, jangan menggunakan IE Bkakakak.... jika di IE tidak jalan saya sudah tidak heran.

Apabila masih ada yang binggung anda juga dapat membacanya dari refrensi langsung di dokumentasi Overlay  Map Type Google Maps di sini : CEK TKP

Overlay Map di Google maps anda sekarang sudah selesai, baca juga tutorial program HTML dan Javascript lainnya.
Share:

Cara Membuat Draggable Shape Di Google Maps

Cara Membuat Draggable Shape Di Google Maps

Cara Membuat Draggable Shape Di Google Maps - Draggable shape adalah shape atau bangun datar di google maps yang dapat anda geser atau pindahkan dengan cara drag and drop. Jika sebelumnya kita sudah membuat shape dapat di resize kali ini kita membuat shape dapat di pindahkan sesuka anda. Pada contoh kali ini kita akan membuat dua buah jenis shape yaitu segitiga dan persegi. untuk lebih jelasnya langsung saja kita ke prakteknya.


Untuk menulisakan script anda dapat menggunakan apa saja bebas, contoh : Notepad, Notepad++, Dreamwaver, NetBeans, Eclipse.

HTML

Jika anda belum membuat folder Google_maps buatlah sebuah folder dengan nama Google_maps kemudian buat sebuah file HTML dengan nama draggable_shape.html kemudian masukan script :

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<meta name="viewport" content="initial-scale=1.0, user-scalable=no">
<meta charset="utf-8">
<title>Menggambar Draggable Shape di Google Maps</title>
<style>
html { height: 100% }
#map-canvas { height: 400px;}
*{
margin: 0;
padding: 0;
}
body {
text-align:center;
background-color:#61b3de;
font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;
font-size:80%;
color:#666;
}
.wrap {
background: #f3f8fb;
width:900px;
margin:30px auto;
border: 4px dashed #61b3de;
border-radius:4px;
padding: 20px 5px;
}
h1 {
font-family:Georgia, "Times New Roman", Times, serif;
font-size:24px;
color:#645348;
font-style:italic;
text-decoration:none;
font-weight:100;
padding: 10px;
}
.copy{
margin-top: 20px;
clear: both;
}
@media print {
#map-canvas {
height: 500px;
margin: 0;
}
}
</style>
<script src="https://maps.googleapis.com/maps/api/js?v=3.exp"></script>
<script>
function initialize() {
var mapOptions = {
zoom: 11,
center: new google.maps.LatLng(-6.497809, 107.022),
mapTypeId: google.maps.MapTypeId.TERRAIN
};

var map = new google.maps.Map(document.getElementById('map-canvas'),
mapOptions);

// [START region_blue_Rectangle]
var blueCoords = new google.maps.LatLngBounds(
new google.maps.LatLng(-6.397809, 106.839022),
new google.maps.LatLng(-6.497809, 106.939022)
);

// [START region_red_triangle]
var redCoords = [
new google.maps.LatLng(-6.497809, 107.022),
new google.maps.LatLng(-6.397809, 107.082),
new google.maps.LatLng(-6.497809, 107.142)
];

// Construct a draggable red triangle with geodesic set to true.
new google.maps.Polygon({
map: map,
paths: redCoords,
strokeColor: '#FF0000',
strokeOpacity: 0.8,
strokeWeight: 2,
fillColor: '#FF0000',
fillOpacity: 0.35,
draggable: true,
geodesic: true
});
// [END region_red_triangle]

// Construct a draggable blue rectangle with geodesic set to false.
new google.maps.Rectangle({
map: map,
bounds: blueCoords,
strokeColor: '#0000FF',
strokeOpacity: 0.8,
strokeWeight: 2,
fillColor: '#0000FF',
fillOpacity: 0.35,
draggable: true,
geodesic: false
});

}

google.maps.event.addDomListener(window, 'load', initialize);
</script>

</head>
<body>
<div class="wrap">
<h1>Jin Toples Programming</h1>
<h1>Menggambar Draggable Shape di Google Maps</h1>
<div id="map-canvas"></div>
<p class='copy'>Copyright &copy <a href="http://jintoples.blogspot.com">Jin Toples Programming</a> 2015</p>
</div>
</body>
</html>

Perhatikan baris kode berikut :

// [START region_blue_Rectangle]
var blueCoords = new google.maps.LatLngBounds(
new google.maps.LatLng(-6.397809, 106.839022),
new google.maps.LatLng(-6.497809, 106.939022)
);

// [START region_red_triangle]
var redCoords = [
new google.maps.LatLng(-6.497809, 107.022),
new google.maps.LatLng(-6.397809, 107.082),
new google.maps.LatLng(-6.497809, 107.142)
];

var blueCoords berisi array kordinat bounds dari shape persegi.
var redCoords berisi array kordinat path dari shape segitiga.

// Construct a draggable red triangle with geodesic set to true.
new google.maps.Polygon({
map: map,
paths: redCoords,
strokeColor: '#FF0000',
strokeOpacity: 0.8,
strokeWeight: 2,
fillColor: '#FF0000',
fillOpacity: 0.35,
draggable: true,
geodesic: true
});


// Construct a draggable blue rectangle with geodesic set to false.
new google.maps.Rectangle({
map: map,
bounds: blueCoords,
strokeColor: '#0000FF',
strokeOpacity: 0.8,
strokeWeight: 2,
fillColor: '#0000FF',
fillOpacity: 0.35,
draggable: true,
geodesic: false
});

Yang atas digunakan untuk membuat objek shape segitiga baru di map dengan settingan draggable=true sehingga bisa di geser dan geodesic=true sehingga ketika di geser bentuk segitiga akan mengikuti bentuk geografis dari peta (karena segitiga disini kecil jadi ketika digeser tidak terlalu terlihat perubhannya, akan tetapi apabila segitiga ini besar akan terlihat lengkungan atau perubahan bentuk pada segitiganya)

Script di bawahnya digunakan untuk membuat objek shape persegi baru di map dengan settingan draggable=true sehingga bisa di geser dan geodesic=false sehingga ketia di geser bentuk shape akan tetap berbentuk persegi kemanapun anda menggesernya.

Anda dapat mencobanya sekarang dengan cara membukanya di browser anda, disarankan membukanya dengan browser Chrome atau Mozilla, jangan menggunakan IE Bkakakak.... jika di IE tidak jalan saya sudah tidak heran.

Apabila masih ada yang binggung anda juga dapat membacanya dari refrensi langsung di dokumentasi  Make a Shape Draggable Google Maps di sini : CEK TKP

Draggable Shape Di Google Maps anda sekarang sudah selesai, baca juga tutorial program HTML dan Javascript lainnya.
Share:

Cara Membuat Editable Shape Di Google Maps

Cara Membuat Editable Shape Di Google Maps

Cara Membuat Editable Shape Di Google Maps - Kali ini kita akan membuat Editable Shapes di Google Maps, Editable Shapes adalah shape atau bentuk bangun datar yang dapat di ubah, dalam kasus ini adalah dapat di resize atau diubah ukurannya diperkecil dan di perbesar. Jika sebelumnya anda hanya dapat mengatur ukurannya langsung di script di sini kita dapat mengubah ukurannya dengan menarik sudut-sudut dari shapenya. Sebagai contoh pada kali ini kita menggunakan bentuk persegi. Untuk lebih jelasnya langsung saja ke prakteknya.


Untuk menulisakan script anda dapat menggunakan apa saja bebas, contoh : Notepad, Notepad++, Dreamwaver, NetBeans, Eclipse.

HTML

Jika anda belum membuat folder Google_maps buatlah sebuah folder dengan nama Google_maps kemudian buat sebuah file HTML dengan nama editable_map.html kemudian masukan script :

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<meta name="viewport" content="initial-scale=1.0, user-scalable=no">
<meta charset="utf-8">
<title>Menggambar Editable Shape di Google Maps</title>
<style>
html { height: 100% }
#map-canvas { height: 400px;}
*{
margin: 0;
padding: 0;
}
body {
text-align:center;
background-color:#61b3de;
font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;
font-size:80%;
color:#666;
}
.wrap {
background: #f3f8fb;
width:900px;
margin:30px auto;
border: 4px dashed #61b3de;
border-radius:4px;
padding: 20px 5px;
}
h1 {
font-family:Georgia, "Times New Roman", Times, serif;
font-size:24px;
color:#645348;
font-style:italic;
text-decoration:none;
font-weight:100;
padding: 10px;
}
.copy{
margin-top: 20px;
clear: both;
}
@media print {
#map-canvas {
height: 500px;
margin: 0;
}
}
</style>
<script src="https://maps.googleapis.com/maps/api/js?v=3.exp"></script>
<script>
function initialize() {
var mapOptions = {
zoom: 10,
center: new google.maps.LatLng(-6.397809, 106.839022),
mapTypeId: google.maps.MapTypeId.TERRAIN
};

var map = new google.maps.Map(document.getElementById('map-canvas'),
mapOptions);

var bounds = new google.maps.LatLngBounds(
new google.maps.LatLng(-6.397809, 106.839022),
new google.maps.LatLng(-6.497809, 106.939022)
);

var rectangle = new google.maps.Rectangle({
bounds: bounds,
editable: true
});

rectangle.setMap(map);
}

google.maps.event.addDomListener(window, 'load', initialize);
</script>

</head>
<body>
<div class="wrap">
<h1>Jin Toples Programming</h1>
<h1>Menggambar Editable Shape di Google Maps</h1>
<div id="map-canvas"></div>
<p class='copy'>Copyright &copy <a href="http://jintoples.blogspot.com">Jin Toples Programming</a> 2015</p>
</div>
</body>
</html>

Perhatikan baris kode berikut :

var bounds = new google.maps.LatLngBounds(
new google.maps.LatLng(-6.397809, 106.839022),
new google.maps.LatLng(-6.497809, 106.939022)
);

Berbeda dengan segitiga yang menharuskan kita membuat jalur titk kordinat penggambarnya var bounds ini berisi kordinat batas dari persegi yang anda buat. 

var rectangle = new google.maps.Rectangle({
bounds: bounds,
editable: true
});

var rectangle ini berisi objek persegi yang kita buat, kita dapat mensetting objek persegi kita disini, dan yang membuat persegi ini dapat di ubah ukurannya adalah kita mensetting editable=true.

Anda dapat mencobanya sekarang dengan cara membukanya di browser anda, disarankan membukanya dengan browser Chrome atau Mozilla, jangan menggunakan IE Bkakakak.... jika di IE tidak jalan saya sudah tidak heran.

Apabila masih ada yang binggung anda juga dapat membacanya dari refrensi langsung di dokumentasi  Shapes Circle Google Maps di sini : CEK TKP

Editable Shape Di Google Maps anda sekarang sudah selesai, baca juga tutorial program HTML dan Javascript lainnya.
Share:

Cara Menggambar Lingkaran atau Circle di Google Maps

Cara Menggambar Lingkaran atau Circle di Google Maps

Jika sebelumnya kita sudah menggambar segitiga, kali ini kita akan belajar menggambar lingkaran atau circle di google maps. Lingkaran atau circle ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan sebelumnya hanya beberapa script yang berbeda sedikit. Circle ini dapat anda gunakan juga untuk menunjukan area seperti sebaran, area ledakan, area gempa dll. Untuk lebih jelasnya langsung saja ke prakteknya.


Untuk menulisakan script anda dapat menggunakan apa saja bebas, contoh : Notepad, Notepad++, Dreamwaver, NetBeans, Eclipse.

HTML

Jika anda belum membuat folder Google_maps buatlah sebuah folder dengan nama Google_maps kemudian buat sebuah file HTML dengan nama circle_map.html kemudian masukan script :

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<meta name="viewport" content="initial-scale=1.0, user-scalable=no">
<meta charset="utf-8">
<title>Menggambar Circle di Google Maps</title>
<style>
html { height: 100% }
#map-canvas { height: 400px;}
*{
margin: 0;
padding: 0;
}
body {
text-align:center;
background-color:#61b3de;
font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;
font-size:80%;
color:#666;
}
.wrap {
background: #f3f8fb;
width:900px;
margin:30px auto;
border: 4px dashed #61b3de;
border-radius:4px;
padding: 20px 5px;
}
h1 {
font-family:Georgia, "Times New Roman", Times, serif;
font-size:24px;
color:#645348;
font-style:italic;
text-decoration:none;
font-weight:100;
padding: 10px;
}
.copy{
margin-top: 20px;
clear: both;
}
@media print {
#map-canvas {
height: 500px;
margin: 0;
}
}
</style>
<script src="https://maps.googleapis.com/maps/api/js?v=3.exp"></script>
<script>
var citymap = {};
citymap['bekasi'] = {
center: new google.maps.LatLng(-6.243571, 107.148012),
population: 5000
};
citymap['depok'] = {
center: new google.maps.LatLng(-6.397809, 106.839022),
population: 7000
};
citymap['jakarta'] = {
center: new google.maps.LatLng(-6.217632, 106.837649),
population: 12000
};
citymap['bogor'] = {
center: new google.maps.LatLng(-6.592929, 106.784090),
population: 10000
};

var cityCircle;

function initialize() {
var mapOptions = {
zoom: 10,
center: new google.maps.LatLng(-6.397809, 106.839022),
mapTypeId: google.maps.MapTypeId.TERRAIN
};

var map = new google.maps.Map(document.getElementById('map-canvas'),
mapOptions);

for (var city in citymap) {
var populationOptions = {
strokeColor: '#FF0000',
strokeOpacity: 0.8,
strokeWeight: 2,
fillColor: '#FF0000',
fillOpacity: 0.35,
map: map,
center: citymap[city].center,
radius: Math.sqrt(citymap[city].population) * 100
};
// Add the circle for this city to the map.
cityCircle = new google.maps.Circle(populationOptions);
}

}

google.maps.event.addDomListener(window, 'load', initialize);
</script>

</head>
<body>
<div class="wrap">
<h1>Jin Toples Programming</h1>
<h1>Menggambar Circle di Google Maps</h1>
<div id="map-canvas"></div>
<p class='copy'>Copyright &copy <a href="http://jintoples.blogspot.com">Jin Toples Programming</a> 2015</p>
</div>
</body>
</html>

Perhatikan baris kode :

var citymap = {};
citymap['bekasi'] = {
center: new google.maps.LatLng(-6.243571, 107.148012),
population: 5000
};
citymap['depok'] = {
center: new google.maps.LatLng(-6.397809, 106.839022),
population: 7000
};
citymap['jakarta'] = {
center: new google.maps.LatLng(-6.217632, 106.837649),
population: 12000
};
citymap['bogor'] = {
center: new google.maps.LatLng(-6.592929, 106.784090),
population: 10000
};

var citymap ini berisi array dari koordinat setiap titik tengah lingkaran yang kita buat, sedangkan index population yang di dalamnya adalah ukuran lingkaran yang kita buat.

for (var city in citymap) {
var populationOptions = {
strokeColor: '#FF0000',
strokeOpacity: 0.8,
strokeWeight: 2,
fillColor: '#FF0000',
fillOpacity: 0.35,
map: map,
center: citymap[city].center,
radius: Math.sqrt(citymap[city].population) * 100
};
// Add the circle for this city to the map.
cityCircle = new google.maps.Circle(populationOptions);
}

Script berfugsi untuk mengekstrak setiap kordinat dari array citymap, jadi untuk setiap koordinat yang ada di dalam citymap dibuat lingkaran di atas map dengan settingan yang ada di var populationOptions.

Anda dapat mencobanya sekarang dengan cara membukanya di browser anda, disarankan membukanya dengan browser Chrome atau Mozilla, jangan menggunakan IE Bkakakak.... jika di IE tidak jalan saya sudah tidak heran.

Apabila masih ada yang binggung anda juga dapat membacanya dari refrensi langsung di dokumentasi  Shapes Circle Google Maps di sini : CEK TKP

Lingkaran atau Circle di Google Maps anda sekarang sudah selesai, baca juga tutorial program HTML dan Javascript lainnya.
Share:

Cara Menggambar Polygon atau Shape Di Google Maps

Cara Menggambar Polygon atau Shape Di Google Maps

Cara Menggambar Polygon atau Shape Di Google Maps - Kali ini kita akan belajar membuat polygon di google maps, Polygon merupakan gambar 2 dimensi yang di buat dengan menggabungkan titik - titik sudut atau biasa disebut dengan bangun datar. polygon pada maps digunkan untuk menunjukan suatu area wiliyah, sebagai contoh kali ini kita akan menggambar polygon segitiga untuk menunjukan wilayah segitiga bermuda ( bukan iluminasi yah bkakakakak ). Untuk lebih jelasnya langsung saja ke prakteknya.


Untuk menulisakan script anda dapat menggunakan apa saja bebas, contoh : Notepad, Notepad++, Dreamwaver, NetBeans, Eclipse.

HTML

Jika anda belum membuat folder Google_maps buatlah sebuah folder dengan nama Google_maps kemudian buat sebuah file HTML dengan nama polygon_map.html kemudian masukan script :

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<meta name="viewport" content="initial-scale=1.0, user-scalable=no">
<meta charset="utf-8">
<title>Menggambar Polygon di Google Maps</title>
<style>
html { height: 100% }
#map-canvas { height: 400px;}
*{
margin: 0;
padding: 0;
}
body {
text-align:center;
background-color:#61b3de;
font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;
font-size:80%;
color:#666;
}
.wrap {
background: #f3f8fb;
width:900px;
margin:30px auto;
border: 4px dashed #61b3de;
border-radius:4px;
padding: 20px 5px;
}
h1 {
font-family:Georgia, "Times New Roman", Times, serif;
font-size:24px;
color:#645348;
font-style:italic;
text-decoration:none;
font-weight:100;
padding: 10px;
}
.copy{
margin-top: 20px;
clear: both;
}
@media print {
#map-canvas {
height: 500px;
margin: 0;
}
}
</style>
<script src="https://maps.googleapis.com/maps/api/js?v=3.exp"></script>
<script>
function initialize() {
var mapOptions = {
zoom: 5,
center: new google.maps.LatLng(24.886436490787712, -70.2685546875),
mapTypeId: google.maps.MapTypeId.TERRAIN
};

var bermudaTriangle;

var map = new google.maps.Map(document.getElementById('map-canvas'),
mapOptions);

var triangleCoords = [
new google.maps.LatLng(25.774252, -80.190262),
new google.maps.LatLng(18.466465, -66.118292),
new google.maps.LatLng(32.321384, -64.75737)
];

var bermudaTriangle = new google.maps.Polygon({
paths: triangleCoords,
strokeColor: '#FF0000',
strokeOpacity: 0.8,
strokeWeight: 3,
fillColor: '#FF0000',
fillOpacity: 0.35
});

bermudaTriangle.setMap(map);

}

google.maps.event.addDomListener(window, 'load', initialize);
</script>

</head>
<body>
<div class="wrap">
<h1>Jin Toples Programming</h1>
<h1>Menggambar Polygon di Google Maps</h1>
<div id="map-canvas"></div>
<p class='copy'>Copyright &copy <a href="http://jintoples.blogspot.com">Jin Toples Programming</a> 2015</p>
</div>
</body>
</html>

Perhatikan baris kode :

var triangleCoords = [
new google.maps.LatLng(25.774252, -80.190262),
new google.maps.LatLng(18.466465, -66.118292),
new google.maps.LatLng(32.321384, -64.75737)
];

var triangleCoords ini berisi array dari koordinat titik yang anda gunakan untuk membuat polygon, dalam kasus ini kita membuat segitiga sehingga kita memerulkan 3 koordinat.

var bermudaTriangle = new google.maps.Polygon({
paths: triangleCoords,
strokeColor: '#FF0000',
strokeOpacity: 0.8,
strokeWeight: 3,
fillColor: '#FF0000',
fillOpacity: 0.35
});

var bermudaTriangle adalah objek polygon anda buat, disinilah tempat mengatur settingan dari polygon seperti warna garis, warna background, transparansi background, dll.

Anda dapat mencobanya sekarang dengan cara membukanya di browser anda, disarankan membukanya dengan browser Chrome atau Mozilla, jangan menggunakan IE Bkakakak.... jika di IE tidak jalan saya sudah tidak heran.

Apabila masih ada yang binggung anda juga dapat membacanya dari refrensi langsung di dokumentasi  Shapes Polygon Google Maps di sini : CEK TKP

Polygon atau Shape Di Google Maps anda sekarang sudah selesai, baca juga tutorial program HTML dan Javascript lainnya.
Share:

Cara Menggambar Garis atau Polylines Di Google Maps

Cara Menggambar Garis atau Polylines Di Google Maps

Cara Menggambar Garis atau Polylines Di Google Maps - Kali ini kami akan menjelaskan cara menggambar garis di google maps, Dengan menggunakan API Google Maps memungkinkan kita untuk menggambar garis atau ploylines, garis ini di buat berdasarkan titik koordinat yang anda tentukan sendiri. Bebeda dengan direction yang garisnya harus melewati rute perjalananan karena ia adalah petunjuk jalan, plolylines dapat membuat garis sembarang tanpa mengikuti pola jalur maps, hal ini mungkin berguna untuk anda apabila ingin menandai dan menarik garis hubungan antar kordinat atau lokasi. Untuk lebih jelasnya langsung saja ke prakteknya.


Untuk menulisakan script anda dapat menggunakan apa saja bebas, contoh : Notepad, Notepad++, Dreamwaver, NetBeans, Eclipse.

HTML

Jika anda belum membuat folder Google_maps buatlah sebuah folder dengan nama Google_maps kemudian buat sebuah file HTML dengan nama line_map.html kemudian masukan script :

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<meta name="viewport" content="initial-scale=1.0, user-scalable=no">
<meta charset="utf-8">
<title>Menggambar garis di Google Maps</title>
<style>
html { height: 100% }
#map-canvas { height: 400px;}
*{
margin: 0;
padding: 0;
}
body {
text-align:center;
background-color:#61b3de;
font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;
font-size:80%;
color:#666;
}
.wrap {
background: #f3f8fb;
width:900px;
margin:30px auto;
border: 4px dashed #61b3de;
border-radius:4px;
padding: 20px 5px;
}
h1 {
font-family:Georgia, "Times New Roman", Times, serif;
font-size:24px;
color:#645348;
font-style:italic;
text-decoration:none;
font-weight:100;
padding: 10px;
}
.copy{
margin-top: 20px;
clear: both;
}
@media print {
#map-canvas {
height: 500px;
margin: 0;
}
}
</style>
<script src="https://maps.googleapis.com/maps/api/js?v=3.exp"></script>
<script>
function initialize() {
var mapOptions = {
zoom: 13,
center: new google.maps.LatLng(-6.213682, 107.029548),
mapTypeId: google.maps.MapTypeId.TERRAIN
};

var map = new google.maps.Map(document.getElementById('map-canvas'),
mapOptions);

var mapCoordinates = [
new google.maps.LatLng(-6.188557, 107.029908),
new google.maps.LatLng(-6.187000, 107.019651),
new google.maps.LatLng(-6.213682, 107.029548),
new google.maps.LatLng(-6.223559, 107.009141)
];
var mapPath = new google.maps.Polyline({
path: mapCoordinates,
geodesic: true,
strokeColor: '#FF0000',
strokeOpacity: 1.0,
strokeWeight: 2
});

mapPath.setMap(map);
}

google.maps.event.addDomListener(window, 'load', initialize);
</script>

</head>
<body>
<div class="wrap">
<h1>Jin Toples Programming</h1>
<h1>Menggambar garis di Google Maps</h1>
<div id="map-canvas"></div>
<p class='copy'>Copyright &copy <a href="http://jintoples.blogspot.com">Jin Toples Programming</a> 2015</p>
</div>
</body>
</html>

Perhatikan baris kode :

var mapCoordinates = [
new google.maps.LatLng(-6.188557, 107.029908),
new google.maps.LatLng(-6.187000, 107.019651),
new google.maps.LatLng(-6.213682, 107.029548),
new google.maps.LatLng(-6.223559, 107.009141)
];

var mapCoordinates ini berisi array koordinat dari titik garis anda, tentu saja jika anda ingin menggambar garis anda membutuhkan minimal 2 titik atau 2 koordinat.

var mapPath = new google.maps.Polyline({
path: mapCoordinates,
geodesic: true,
strokeColor: '#FF0000',
strokeOpacity: 1.0,
strokeWeight: 2
});

mapPath.setMap(map);

var mapPath adalah objek garis anda buat, disinilah tempat mengatur settingan dari garisnya, seperti ukuran garis, warna garis, transparansi garis, dll.

Anda dapat mencobanya sekarang dengan cara membukanya di browser anda, disarankan membukanya dengan browser Chrome atau Mozilla, jangan menggunakan IE Bkakakak.... jika di IE tidak jalan saya sudah tidak heran.

Apabila masih ada yang binggung anda juga dapat membacanya dari refrensi langsung di dokumentasi  Simple Polylines Google Maps di sini : CEK TKP

Menggambar Garis atau Polylines Di Google Maps anda sekarang sudah selesai, baca juga tutorial program HTML dan Javascript lainnya.
Share:

Cara Menggati Style Map Google Maps

Cara Menggati Style Map Google Maps

Cara Menggati Style Map Google Maps - Kali ini kami akan menjelaskan cara mengganti Style Map Google Maps. Dengan menggunakan API Google Maps anda dapat menggati syle tampilan dari google maps pada peta yang anda buat, sebagai contoh anda ingin mengganti warna garis jalan, warna background dataran, mengganti warna jalur kereta, mengganti background warna laut, dll kita dapat custom sendiri warnanya sesuai ke inginan. untuk lebih jelasnya langsung saja ke prakteknya.


Untuk menulisakan script anda dapat menggunakan apa saja bebas, contoh : Notepad, Notepad++, Dreamwaver, NetBeans, Eclipse.

HTML

Jika anda belum membuat folder Google_maps buatlah sebuah folder dengan nama Google_maps kemudian buat sebuah file HTML dengan nama style_map.html kemudian masukan script :

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<meta name="viewport" content="initial-scale=1.0, user-scalable=no">
<meta charset="utf-8">
<title>Mengganti Style Map Google Maps</title>
<style>
html { height: 100% }
#panel{padding:5px;}
#address {
height: 25px;
padding: 2px;
width: 400px;
}
#btn{
height: 31px;
background: #267BA8;
border: none;
padding: 5px;
color: #fff;
}
#map-canvas { height: 400px; width:100%; }
*{
margin: 0;
padding: 0;
}
body {
text-align:center;
background-color:#61b3de;
font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;
font-size:80%;
color:#666;
}
.wrap {
background: #f3f8fb;
width:730px;
margin:30px auto;
border: 4px dashed #61b3de;
border-radius:4px;
padding: 20px 5px;
}
.copy{
margin-top: 20px;
clear: both;
}
h1 {
font-family:Georgia, "Times New Roman", Times, serif;
font-size:24px;
color:#645348;
font-style:italic;
text-decoration:none;
font-weight:100;
padding: 10px;
}
</style>
<script src="https://maps.googleapis.com/maps/api/js?v=3.exp"></script>
<script>
var geocoder;
var map;
function initialize() {
geocoder = new google.maps.Geocoder();
var latlng = new google.maps.LatLng(-6.187931, 107.031279);

var roadAtlasStyles = [
{
featureType: 'road.highway',
elementType: 'geometry',
stylers: [
{ hue: '#ff0022' },
{ saturation: 60 },
{ lightness: -20 }
]
},{
featureType: 'road.arterial',
elementType: 'all',
stylers: [
{ hue: '#2200ff' },
{ lightness: -40 },
{ visibility: 'simplified' },
{ saturation: 30 }
]
},{
featureType: 'road.local',
elementType: 'all',
stylers: [
{ hue: '#f6ff00' },
{ saturation: 50 },
{ gamma: 0.7 },
{ visibility: 'simplified' }
]
},{
featureType: 'water',
elementType: 'geometry',
stylers: [
{ saturation: 40 },
{ lightness: 40 }
]
},{
featureType: 'road.highway',
elementType: 'labels',
stylers: [
{ visibility: 'on' },
{ saturation: 98 }
]
},{
featureType: 'administrative.locality',
elementType: 'labels',
stylers: [
{ hue: '#0022ff' },
{ saturation: 50 },
{ lightness: -10 },
{ gamma: 0.90 }
]
},{
featureType: 'transit.line',
elementType: 'geometry',
stylers: [
{ hue: '#ff0000' },
{ visibility: 'on' },
{ lightness: -70 }
]
}
];

var mapOptions = {
zoom: 12,
center: latlng,
mapTypeControlOptions: {
mapTypeIds: [google.maps.MapTypeId.ROADMAP, 'usroadatlas']
}
};

map = new google.maps.Map(document.getElementById('map-canvas'),
mapOptions);

var styledMapOptions = {
name: 'Bekasi'
};

var usRoadMapType = new google.maps.StyledMapType(
roadAtlasStyles, styledMapOptions);

map.mapTypes.set('usroadatlas', usRoadMapType);
map.setMapTypeId('usroadatlas');
}

function codeAddress() {
var address = document.getElementById('address').value;
geocoder.geocode( { 'address': address}, function(results, status) {
if (status == google.maps.GeocoderStatus.OK) {
map.setCenter(results[0].geometry.location);
var marker = new google.maps.Marker({
map: map,
position: results[0].geometry.location
});
} else {
alert('Geocode was not successful for the following reason: ' + status);
}
});
}

google.maps.event.addDomListener(window, 'load', initialize);
</script>
</head>
<body>
<div class="wrap">
<h1>Jin Toples Programming</h1>
<h1>Mengganti Style Map Google Maps</h1>
<div id="panel">
<input id="address" type="textbox" value="Kebalen, bekasi">
<input id="btn" type="button" value="Search" onclick="codeAddress()">
</div>
<div id="map-canvas"></div>
<p class='copy'>Copyright &copy <a href="http://jintoples.blogspot.com">Jin Toples Programming</a> 2015</p>
</div>
</body>
</html>

Perhatikan baris kode :

 var roadAtlasStyles = [
{
featureType: 'road.highway',
elementType: 'geometry',
stylers: [
{ hue: '#ff0022' },
{ saturation: 60 },
{ lightness: -20 }
]
}

Var riadAtlasStyles berisi array custom style dari map yang kita inginkan.
fetureType : elemen yang ingin di ubah dalam peta seperti jalan, air, jalur kereta dll.
stylers : settingan warna style

stylers
Anda dapat mencobanya sekarang dengan cara membukanya di browser anda, disarankan membukanya dengan browser Chrome atau Mozilla, jangan menggunakan IE Bkakakak.... jika di IE tidak jalan saya sudah tidak heran.

Apabila masih ada yang binggung anda juga dapat membacanya dari refrensi langsung di dokumentasi  Style Map Google Maps di sini : CEK TKP

Menggati Style Map Google Maps anda sekarang sudah selesai, baca juga tutorial program HTML dan Javascript lainnya.
Share:

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Statemen Kendali / Kondisional If di C#

Statemen Kendali / Kondisional If di C#  -  C# mempunyai statemen kendali yang hampir sama dengan bahasa - bahasa pemrograman lainnya. Ter...

Label

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Label Cloud

AJAX (3) Blogging (4) C (13) C# (15) Codeigniter (5) CSS (18) Game Maker (12) Google Maps (21) HTML (46) Instaling (2) Java (12) Java Script (40) JQUERY (16) PHP (12)

Sample Text

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.